Dalam serial anime Jepang seringkali kita jumpai kisah-kisah
yang mampu membawa para penggemar berfantasi mengikuti jalan ceritanya.
Adanya beragam tokoh dengan karakter kuat akan menimbulkan permasalahan rumit yang
mengakibatkankan konflik-konflik yang sulit untuk dipecahkan. Dari banyaknya sikap atau karakter kuat dalam anime Jepang, berikut akan dijelaskan empat karakter yang dianggap sebagai yang terkuat.
1. Tekad pantang menyerah dan penuh
semangat
Son Goku (Dragon Ball)
Karakter yang biasanya ada pada tokoh utama, dia cenderung
tidak berbakat dan terlihat biasa-biasa saja. Bahkan tak jarang dipenuhi dengan
kelemahan, namun karakter ini selalu tidak perduli pada situasi dan kesulitan. Sifat dan tekadnya
yang gigih selalu membuatnya yakin akan keberhasilan, membuatnya selalu bersemangat dan
pantang menyerah. Apapun kegagalan yang membuatnya jatuh berkali-kali, dia akan bangkit lagi dan lagi sampai keberhasilan yang dianggap mustahil
akhirnya terjadi. Seperti karakter Son Goku (serial anime Dragon Ball) sebagai
bangsa saiya kelas rendah dan Naruto Uzumaki, shinobi bodoh yang seringkali
berbuat onar. Meski mereka dipenuhi kelemahan, namun kegigihannya dalam
bertarung dan usaha menjadi lebih kuat membuatnya menjadi manusia yang melewati
batas kemampuan hingga melampau kekuatan musuh yang mustahil untuk dikalahkan. Selain
itu juga ada karakter Go Seiba (serial anime Let’s and Go) seorang anak pembalap
ugal-ugalan dari tim TRF Victorys, Jepang. Dia tak punya kejeniusan dalam menyetting
mobil dan membaca situasi lintasan, namun semangat yang disertai kesombongan dan percaya diri yang berlebihan membuatnya meraih gelar juara dunia pertama.
2. Ambisius dan menghalalkan segala
cara
Obito Uchiha (Naruto Shippuden)
Dipenuhi ambisi dan menghalalkan segala cara, demikianlah cara berpikir orang jahat dalam anime Jepang. Biasanya karakter
jahat dimulai dari asal-usul mereka yang dipenuhi kesulitan. Karena usaha-usaha
baik selalu gagal hingga berbuatlah ia dengan cara yang kotor. Dan setelah itu
timbullah anggapan kuat dalam dirinya, bahwa kebaikan itu seperti sebuah
kebodohan, bahkan ketika melihat orang-orang bersikap baik dia hanya akan menggapnya
sebagai kepura-puraan untuk mencapai sebuah tujuan. Karakter itu ada pada Obito
Uchiha dalam serial anime Naruto Shippuden, shinobi dengan kisah pilanya. Hidup
dibesarkan tanpa orangtua, setelah remaja terjadi musibah yang membuatnya
kehilangan separuh tubuhnya, bahkan ditambah lagi ia melihat perempuan yang
dicintainya terbunuh oleh sahabat terbaik di depan matanya. Ujian berat ini
akhirnya membuat ia berada dalam kegelapan hingga tak percaya lagi pada harapan
bahkan berniat menghancurkan dunia dan menguasainya.
Karakter jahat selanjutnya adalah Carlo Sereni tokoh dalam animasi
Let’s and Go, seorang pembalap dari tim Rosso Strada asal Italia. Dengan asal-usulnya sebagai anak
gelandangan, ia terpaksa menjadi pencuri bahkan rela mengambil makanan sisa untuk bertahan hidup,
hingga suatu saat dirinya menemukan mobil mini 4WD di tong sampah yang membawanya
menjadi seorang pembalap kotor perusak mobil lawan. Sebuah kesempatan
merubah nasib yang tak ingin disia-siakannya membuat ia menghalalkan segala
cara demi meraih kemenangan. Dalam anime Jepang tidak semua sikap ambisus diperankan oleh tokoh jahat,
karena karakter itu juga diperankan oleh Jiren, seorang penegak keadilan dalam
serial Dragon Ball Super. Dengan ambisi besar menjadi orang terkuat akhirnya
Jiren menjadi pahlawan terkuat di alam semestanya, namun untuk memenuhi kehausannya akan kekuatan membuat ia melakukan segalanya. Dan ini tetaplah tak baik, karena meski dia pahlawan tapi demi sebuah kekuatan Jiren telah menghapus kepercayaan dan melepas ikatan dengan orang-orang
di sekitarnya.
3. Berbakat dan genius
Carlos Santana (Captain Tsubasa)
Dari lahir ia sudah mendapat anugerah yang menakjubkan, berbakat dan
terampil pada suatu bidang. Dia sadar betul batas atas dan bawah tentang
kemampuannya. Ini membuatnya tak begitu perduli dalam mempersiapkan rencana, dan
tak ingin direpotkan oleh suatu masalah. Tindakannya lugas, tegas dan tak mau
mengakui ketangguhan orang lain. Sulit berbagi kelemahan dan kekurangannya,
sulit percaya pada yang lainnya. Seperti halnya karakter Santana dalam anime Captain
Tsubasa, pesepakbola tim Domingo asal Brazil yang mengabaikan kemampuan rekan
satu tim dan hanya percaya pada kemampuannya sendiri. Dan karakter Itachi Uchiha dalam
anime Naruto Shippuden. Pemuda Klan Uchiha yang lebih memilih menanggung beban
beratnya sendiri dan tak mau percaya untuk berbagi dengan orang lain. Juga karakter Michael
dalam serial anime Let’s and Go, pembalap pimpinan Eisen Wolf dari Jerman yang sebelumnya
tak terkalahkan namun pada akhirnya gagal dalam perebuatan gelar juara dunia.
4. Merencanakan sesuatu dengan
matang dan penuh perhitungan
Brett Astaire (Let’s and Go)
Dia mempunyai bakat tapi cenderung merata dan
terbatas, dia sangat tau batas-batas kemampuannya. Karena bakatnya yang terbatas ia menjadi penuh perhitungan dan selalu mencapai sesuatu dengan
rencana yang matang. Dia juga paham akan kemampuan orang lain, bahkan dengan baik karakter ini mampu membaca
situasi yang sedang dilaluinya. Hanya saja ada satu hal yang sulit
dilakukannya, dia tak mau mengambil resiko dan enggan berbuat nekat yang
justru membuatnya tak bisa mencapai suatu hal yang mustahil baginya. Karakter ini ada
pada Jun Misugi dalam serial Captain Tsubasa, kapten tim sepakbola Musashi
dari Jepang yang menderita sakit jantung. Meski dia berbakat namun sakit yang
di derita membuatnya hanya bisa memperkuat tim selama 10 menit,
inilah tembok besar yang menghalangi kemampuannya. Karakter terakhir adalah Brett
dalam serial anime Let’s and Go, pembalap sekaligus ketua tim NA Astro Rangers
asal Amerika. Dia berbakat, namun terbatas pada mobil yang digunakannya. Meski
termasuk ke dalam mobil canggih, namun beberapa kelemahan pada mobil membuatnya harus
memperhitungkan dengan matang untuk bisa membuatnya mengakhiri balapan di
tempat yang terdepan.





Comments
Post a Comment