Langkah SM Selection di Madureso Futsal League Kemerdekaan RI ke 73

Menyambut hari kemerdekaan RI turnamen futsal antar RT di desa Madureso-Kebumen kembali dilangsungkan. Menjalani laga pembuka, Fajar CS sempat dilanda keraguan pada materi pemain. Terlebih melihat kubu lawan yang terlihat begitu intens melakukan latihan. Setelah melakukan survei official SM pun telah mengumpulkan beberapa nama yang siap membawa harkat dan martabat Satria dalam pertandingan.


Drone East vs SM Selection


Tepat pada hari Rabu (8/8) pukul 15.30 pertandingan dilangsungkan. Laga baru berjalan beberapa menit, SM langsung dikejutkan oleh gol cepat tim lawan melalui sontekan apik pemain bernomor punggung 9, Ade Setioko.


Sepertinya ada sedikit kekeliruan di tubuh SM dalam mengatur formasi pertandingan. Setelah official SM mendengar beberapa informasi dari pemain dan melakukan sedikit diskusi dengan penjaga gawang rotasi pemain pun dilakukan. Arif Fajar yang awalnya didaulat sebagai striker ditarik keluar digantikan Faisal, untuk kemudian Fajar diberi kepercayaan menjadi penjaga gawang menggantikan sang Kakak, Hasan.


Penerapan formasi baru ini terbukti ampuh. Berselang beberapa menit setelah gol pertama, SM berhasil menyamakan kedudukan berkat kerjasama yang baik yang dituntaskan menjadi gol oleh pemain bernomor punggung 5, Rian Mino. Mino kian menunjukan ketajamannya dengan mencetak hattrick dan sangat membantu ritme permainan hingga SM berhasil unggul 6-1 di babak pertama.


Sepertinya tim lawan yang awalnya diduga sebagai lawan yang kuat terbukti salah. SM berhasil menambah 3 gol di babak kedua, bahkan Satria sampai dengan beraninya menurunkan dua pemain belia, Romi yang berhasil menyumbang satu gol dan Amir yang ikut meramaikan lima menit jelang akhir pertandingan.

SM telah kembali menunjukkan taringnya, kemenangan besar 9-1 ini telah menghantar Satria ke perdelapan besar dan menyudahi trend buruk dalam beberapa kekalahan dari rival abadi mereka di kompetisi ini.


SM Selection vs Bomber FC


Menuju pertandingan selanjutnya, perdelapan final MFL yang akan tersaji di Gelora Satria Muda Madureso. SM Selection bersiap untuk menghadang laju juara bertahan yang menamai dirinya dengan nama Squad Bomber FC. Melihat peta kekuatan dari semua tim, Bomber adalah tim paling tangguh di kompetisi ini. Meski pada pertandingan pertama skuad yang di komandoi oleh Bayu hanya menang 2-0 atas lawannya, bukan berarti skor mencolok 9-1 milik SM akan menjadi acuan kemenangan Fajar CS.


Pertandingan dimulai dengan tendangan bola dari Bomber FC. Sungguh menakjubkan, gol pertama perdelapan final MFL, Minggu (12/8) langsung dicetak oleh pemain bernomor punggung 3, Bayu dengan tendangan langsung dari tengah lapangan sesaat setelah pluit babak pertama dibunyikan.


Memimpin 0-1 Bomber lantas kian menunjukan agresifitasnya. Serangan bertubi-tubi  terus terjadi di daerah pertahanan SM, hingga terjadilah pelanggaran yang berujung pada tendangan penalti. Bayu yang menjadikan dirinya sebagai algojo sukses menuntaskan tugasanya dan menambah keunggulan Bomber menjadi 2-0. Jelang turun minum tensi permainan Bomber FC sedikit menurun. Hal ini berhasil dimanfaatkan SM untuk memperkecil kedudukan lewat sontekan terarah Arya, skor 2-1 berakhir di paruh pertama.


Babak kedua dimulai, Bayu CS kembali pada permainan agresif mereka. Umpan lambung cepat yang terus ditujukan di dareah pertahanan SM membuahkan hasil yang begitu impresif. Arif Fajar dipaksa merasakan gawangnya 2 kali kebobolan oleh Tiar yang tampil sebagai pemain pengganti.

Sejak pertandingan dimulai, kedua tim telah menunjukkan permainan yang cukup keras. Di tengah atmosfer pertandingan yang kian memanas, SM berhasil kembali memperkecil kedudukan menjadi 4-2 jelang akhir laga. Dan sangat disayangkan, beberapa pelanggaran yang terjadi dalam pertandingan berujung menjadi petaka. Hingga terjadilah keributan besar yang  membuat terjadinya baku hantam antar pemain dan penonton dari kedua kubu yang membuat laga harus dibubarkan.

Comments