Leadership Level Five


Jim Collins (2005) dalam artikelnya yang berjudul Level 5 Leadership (A Triumph of Humility) menyatakan bahwa untuk menjadi pemimpin yang hebat, salah satunya dia harus mencapai level 5 dalam kepemimpinan. Level 5 merupakan level eksekutif, dimana seorang pemimpin telah memiliki ketahanan yang baik melalui kombinasi antara pribadi yang rendah hati dan sikap professional. Namun, menurut Collins, untuk mencapai tingkat atau level 5 tersebut merupakan hal yang tidak mudah karena seorang calon pemimpin haruslah melalui level atau tingkat sebelumnya. Adapun tingkatan atau level yang disebutkan adalah sebagai berikut :

1. Highly Capable Individual

Pada level ini, seorang pemimpin baru membuat kontribusi yang produktif melalui pengetahuan, bakat, keterampilan dan kebiasaan baiknya dalam bekerja. Apabila dilihat, level ini merupakan tingkat awal untuk menguji keterandalan kemapuannya dari berbagai hal. Melalui tahap ini merupakan hal yang akan membawanya memberikan suatu kemajuan bagi institusi yang dipimpinnya. 

2. Contributing Team Member

Seorang pemimpin turut berkontribusi meraih prestasi dalam meraih tujuan kelompok. Selain itu, pemimpin juga bekerja secara efektif dengan orang lain dan mengatur kelompok yang dipimpinnya. 

3. Competent Manager

Peran pemimpin pada level ini adalah mengorganisir orang yang dipimpinnya dan sumber daya yang ada secara efektif dan efisien untuk mencapai target dan tujuan yang telah ditetapkan. Faktor penting pada level ini adalah bagaimana pemimpin mampu bekerja sama dan sama-sama bekerja dengan orang-orang yang dipimpinnya agar visi misi institusi yang dipimpinnya dapat diraih. 

4. Effective Leader

Pemimpin mulai mengkatalisis komitmen dan berusaha dengan kuat untuk mewujudkan visi dan menstimulasi kelompok untuk meraih kinerja yang tinggi. Pemimpin yang memiliki kemampuan ini akan dapat meraih suatu hasil yang diharapkan dengan terus memberikan motivasi dan semangat kerja dari orang-orang yang dipimpinnya secara bijaksana dan dengan penuh pertimbangan.

5. Humble

Setiap level tentu memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda bagi setiap pemimpin. Namun, bila semua level tersebut dapat dilalui meskipun sulit maka dia akan dapat menjadi pemimpin yang humble. Perlu usaha, kerja keras dan juga ketulusan hati untuk dapat sampai pada level 5 sebagai eksekutif yang memiliki pribadi rendah hati dan juga kemampuan secara profesional. Penelitian yang dilakukan oleh Rowatt et al (2006) mengungkapkan untuk menjadi seseorang yang rendah hati diperlukan lima hal yaitu ketulusan (sincerity), kejujuran (fairness), terbuka (open-mindedness), respek terhadap orang lain, dan tidak arogan, egois atau sombong. 

Pemimpin yang didambakan adalah pemimpin yang tidak berfikir terlalu ekstrim ataupun terlalu rendah, tetapi pemimpin yang dapat mengajak orang-orang yang dipimpinnya untuk thinking just right (berpikir dengan benar).

Comments